Malam dan Rindu, Bumi dan Langit

Hai Malam….Hai Bulan dan Bintang?

Kamu apa kabar? Apakah bumi menyampaikan salam ku pada kalian?

IMG_7496 (1)

Milky Way di Pos 2 Pendakian Merbabu via Wekas – 15 Agustus 2016 – Take by Ka Septian

IMG_7526

Aku yang rindu malam bertabur bintang. Ga usah mahal-mahal buat nginep di hotel yang five star cukup di bawah langit aja yang punya million star hehe

–Opening Gaje–

Hai teman..apa yang terjadi pada kita? kamu tahu? aku tahu?

Akhwat ransel

Entahlah kita sama-sama tidak tahu jawabannya.

Hidup terdiri dari bagian-bagian episode. Kita cukup jalani karna sang sutradara Maha Agung sudah atur skenario nya.

IMG_20160814_163151_HDR[1]

Majulah…Tataplah ke depan

Berusaha bijak menyikapinya. Jangan salahkan orang lain sebagai penyebab dari semuanya. Bermuhasabah…atas diri kita masing-masing.

Memang hal yang seperti ini juga kita butuhkan, “Jarak”. Karena jarak akan menciptakan “Rindu”….

Sekarang, biarkan lah sajadah, lantai, bumi menjadi sahabat kita. Yah memang mungkin dia memang sahabat terbaik kita. Dia yang selalu rendah namun bisa menyampaikan kepada Dia yang tinggi.

sujod

Bisikkan pada bumi yang kan menyampaikan kepada langit, pemiilk langit tepatnya ­čÖé

 

–Maaf teman-teman pembaca kalau postingannya kurang bermanfaat ­čÖé —

 

 

LIfe’s Never Flat

Langit yang biru, tapi awan kelabu. Yah begitulah seperti hidup.  Memang terkadang dari luar terlihat bahagia, namun sebenarnya ada sesuatu yang menyiksa hanya saja berusaha memendamnya dan merubahnya menjadi sebuah kebahgiaan yang sebenarnya. Karena pada akhirnya memang akan berubah menjadi bahagia, InsyaAllah.

IMG_20160402_101128_HDR

Take @ Halte Transjakarta Pancoran Tugu – 2 Apr 2016 by me

Kesedihan sejatinya memang  tak sejati. Begitupun dengan bahagia. Cukup jalani prosesnya dan Enjoy it. Yakinilah bahwa itu tak selamanya.

Hidup memang sebuah pilihan. Saat kau berada pada persimpangan mau tidak mau kau harus memilih kemana kaki mu melangkah. Dan apapun yang kau pilih harus kau terima dengan ikhlas dengan sebuah harapan semoga Ia meridhoi langkah mu. Seberapapun beratnya.

di-persimpangan-jalan

Pilihan tetap harus kita putuskan walaupun sama- sama akan menemui kebahagiaan

Bukankah janji Allah itu pasti, saat ada kesulitan, kemudahan pun menyertai.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al Insyirah : 6)

aneka-gambar-photo-boneka-danbo-terbaru-l

Enjoy The Process

Dan apa yang menurut kita baik, belum tentu baik untuk kita. Apa yang kita benci, belum tentu tak baik untuk kita. Kita hanyalah manusia, seorang hamba yang memiliki keterbatasan untuk mengetahui apa-apa yang ada di masa depan. Dia, Allah yang maha mengetahui untuk kita, yang terbaik untuk kita. Allah memberikan sesuatu yang kita butuhkan bukan apa yang kiita inginkan.

“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagi mu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu itu tidak baik bagimu. ┬áAllah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 216)

Believe it ada hikmah yang tersimpan dibalik semua itu. Syukurilah setiap apa yang yang menimpa mu. Karena apa yang terjadi tak semerta-merta terjadi begitu saja. Disetiap proses yang kita jalani, akan ada lika-liku yang mendewasakan kita,  menjadi bumbu agar tak hambar, menjadi sebuah cerita di masa depan.Life is Never Flat.

IMG-20160710-WA0022

*Mohon maaf kalau tulisannya tidak terstruktur dan tidak jelas

Semoga bermanfaat ­čÖé

 

Di Bawah Satu Atap

Dulu kita pernah satu atap. Cerita indah mengukir hari kita dari seneng sampe sedih. Dari kosan yg bocor sampe banjir, kompor meleduk, kemalingan tapi beberapa barangnya dibalikin tapi disebar-sebar mana uang yg diambil uang sumbangan lagi. Tapi itu semua bikin kita makin dewasa dan kebersamaan kita yg makin erat.
Dari awal kuliah sampe kita jadi alumni. Walaupun Fierdha dan Siho memilih menjemput cita2 nya yg tertanam kuat. Fierdha lanjut di Unsoed, Siho dI Unila Dan tinggal hitungan bulan kalian bakal dapet mimpi itu.
Itu juga cita-cita kita, Aku, Rezha, Maya juga Kintan. Cuma sampai dengan saat ini belum bisa Kita jalanin, karena jalan kita beda. Yg jelas itu yg terbaik dari Allah buat kita..
Salam rindu ku buat kalian..Ôś║Ôś║Ôś║Ôś║Ôś║Ôś║

#EdisiKangen #EdisiCurcol #TheAmburadullsKos
Tapi Kintan nya ngga ada di Foto ­čśą – with Rezha, Sumayyah, Fierdha Wafa Azkia, Siti, and Kintan Wiendy Umari

View on Path

Backpacker Ala Kita, Our First Backpacker

Teman sekaligus sahabat sebuah perjalanan. Menjadi awal perjalanan kita menyusuri bumi Indonesia. Menjadi inspirasi. 3 kota pertama kita. Solo, Jogja, Magelang. Yaah walau belum tereksplor semua…

Ingin rasanya kita bertiga bisa nge-backpack lagi. Cuma belum ada waktu buat kita tuk bisa ngebolang bareng.
Kenangan itu masih tersimpan dalam memori ku..

Terima kasih kawan atas semuanya…

Semoga Allah mengizinkan kita bisa menapakan kaki kita di tempat lain di Bumi Khatulistiwa, plus bisa bermanfaat buat yg lain.
Cita2 ku, kita bisa melakukan Voluntourism kawan…

Backpacker Ala Kita .. miss you – with Rezha and Irshan

View on Path

Do’a Kami untuk Mu

Sampai ketemu 15 bulan lagi abang kita….
We’ll miss you…
Smoga Allah selalu melindungi mu..
Ya Allah jangan lepaskan penjagaan Mu dari nya
Selamat menikmati saat menarungi indah luasnya samudra, ciptaanNya
Akhirnya penantian selama 6 bulan terakhir terwujud jg
Ditunggu ya setelah turun nti kita jelajah Alam Indonesia bareng lagi.
Doa kita yang buat mu
We love you – with Fadli

View on Path

Wow di Salak 3

-Late Post- 5 November 2014 lalu, ada Postingan di Grup FB IKLIM, Ikatan Lima Belas, sebuah Grup komunikasi Alumni BEC 15. Postingan tersebut dari kawan kami yang bernama Denny, Denny mengiformasikan bahwa dia dan beberapa kawan yang lain akan melakukan ke hiking Gunung Salak pada hari minggu, 9 November. Membaca posting-an tsb aku langsung membatalkan rencana untuk menghadiri Indonesian International Book Fair di Senayan biar bisa ikutan hiking bareng anak 15. 2 hari berlalu, rintik hujan, dingin, gemericik suaranya menemani Sabtu malam ku tuk mempersiapkan apa saja yang harus aku bawa tuk petualangan seru besok. Tak lama ku bersiap tanpa langsung ku packing. Setelah itu lanjut tidur.

Alarm berbunyi dari 2 HP yang berada di dekatku, sudah waktunya bangun karena waktu sudah pukul 3.30 Pagi. Aku bergegas ke kamar mandi cuci muka, sikat gigi, kemudian wudhu. Mumpung masi h ada waktu sebelum shubuh tuk sholat malam. Dilanjutkan dengan packing perlengkapan yang dibawa. Tak lama kemudian kumandang suara indah adzan terdengar, Sholat Shubuh, baca QurÔÇÖan lalu mandi.

Tak terasa matahari sudah mulai memancarkan cahayanya.  Jam setengah 6 aku mulai melangkahkan kaki diantar oleh ayah tercinta naik sepeda ke terminal. Tapi, tak langsung menuju terminal aku mampir dulu ke Mini Market disana aku membeli beberapa makanan ringan sebagai bekal nanti. Tak lama aku disana, setelah yangku beli ku kira cukup aku langsung melanjutakn perjalanan. Singkat cerita sampailah aku di terminal Tg Priuk dan  kawanku Maya sudah disana, di depan bus jurusan Bogor. Alhamdulillahnya Maya juga baru sampai. Tak menunggu lama kami berdua langsung masuk kedalam bus. Arghhh..sudah kami kira bus ini akan ngetem cukup lama yah kurang lebih 15 menit, setelah jalan, jalannya kaya keong berasa mau ngedorong itu bus biar jalannya cepet (padahal kuat ma ngga) hehe..tapi kami maklum yah mungkin bapak supir dan bapak knek mengejar setoran.

Di dalam bus, perasaan kami tidak tenang, karena kami tahu kita nggak akan sampai jam 7 ke Bogor tepatnya di BTM tempat meeting point kita. Benar saja sesaat itu hp berdering..ku lihat layardan ternyata itu Rezha..mewakili pesan kawan- kawan yang lalin sudah BT menunggu, bagaimana tidak sudah setengah jam menunggu menayakan keberadaan kita. Sudahlah..bagaimana pun tidak ada yang bisa kami lakukan selain berdoa biar bus ini cepat sampai Baranang Siang.

Penantian lelah sambari tertidur akhirnya sampai juga di Bogor tercintahh..keluar pintu Tol Bogor saat itu sudah jam 8, kemuadian sampailah kita di Baranang Siang. Lanjut cari ojeg biar cepet sampe..Muter-muter akhirnya nemu juga abang ojeg..tapi abang ojegnya malah bikin bad mood jadi males naik ojeg abang itu (Ga usah di ceritain ya..hehe). Yaudah balik lagi kita ke terminal cari ojeg lain. Dan Akhirnya ada abang2 sepertinya dia bukan abang ojek┬á yang berbaik hati menawarkan jadi ojeg buat kita karena melihat kita dari tadi bolak- balik cari ojeg. Alhamdulillah…

Ramainya jalan yang dipenuhi kendaraan berplat B, Panasnya pagi hari di Bogor tepat di depan KRB menemani kami yang berdesak dalam 1 motor bertiga hehe..Dan sampai juga kita kita di BTM. Celingak-celinguk mencari kawan2 kami yang sudah menunggu. Malu juga, mau ditaruh di mana nih muka…Cuma gara-gara nunggu kita berdua jadi telat 1 setengah jam dari jadwal yang sebelumnya sudah kami rencanakan. Tiba-tiba munculah Rezha yang disusul kawan yang lalinnya dari seberang jalan. Setelah mereka menyebrang aku maya un meminta maaf atas keslahan kita..

So, tanpa lama2 kita langsung cari angkot ke Ciapus, dapet angkot langsung caw deh. Suasana diangkot cukup ramai karena kami sudah lama tak berjumpa, sepanjang jalan kita mengobrol. Mulai membahas Bogor, kampus, atau saling bully-bully-an buat bercandaan sampai-ampai tak terasa kalau kita sampai di Sukamantri Ciapus.

Sampai di Lapangan Sukamantri, Jalanan aspal yang masih mulus dan menanjak sudah menanti kami. Namun, kami tak langsung jalan karena masih menunggu beberapa teman yang rumahnya tak jauh dari sini. Sambil menunggu kami pergi ke toko klontong yang┬á di lang anak2 itu adalah Supermarket macam Gi**nt, C**efour haha. Maklum kita punya imajinasi yang begitu tinggi hehe. Setegah jam kemudian beberapa teman yang ita tunggu sudah datang. Saatnya melanjutakan perjalanan. Stop jangan jalan dulu..kita berdoa sejenak, tundukkan kepala dan …berdoa..Hitungan detik kami pun bilang aamiin…

Lets Go..Start the real adventure

 

Narsis sebentar ditake sambil jalan

Narsis sebentar ditake sambil jalan

Berjalan dijalan beraspal yang makin lama mengicil dan semakin tak beraturan. Di kanan jalan nampak beberapa blok pembibitan pinus dan beberapa jenis pohon lain milik warga setempat sedang di sisi kiri terdapat ilalang yang cukup indah dengan backgound pegunungan yang samar  karena kabut. Suara aliran air yang jernih pun terdengar menenangkan perjalanan kami.

Di ujung jalan

Terus langkahkan kamki mu dan saksikan betapa besarnya Allah

Maaf ya kawan, sekli lagi nunggu kita

Maaf ya kawan, sekli lagi nunggu kita

Buperta Sukamantri, Ciapus

Buperta Sukamantri, Ciapus

Continue reading

Kembali Kesana, Kota Tua Jakarta

Late Post;

Sabtu, 27 September 2014 lalu, Saya, bersama kakak dan satu kawannya kembali menjaelajahi Kawasan Kota Tua. Tempat yang tak begitu jauh dari rumah kami, Tg. Priuk.

Kawasan Kota Tua Jakarta merupakan salah satu destinasi tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan, banyak juga anak-anak sekolah yang study tour kesana karena banyak museum-museum yang syarat akan nilai-nilai sejarah di Indonesia.

Tujuan kami kesana hayanlah sekedar jalan-jalan saja dan sedikit hunting photo.

Warna - warni Sepeda Kota Tua Jakarta yang disewakan di Kotu

Warna – warni Sepeda Kota Tua Jakarta yang disewakan di Kotu

Bangunan Tua yang akan difungsikan kembali

Bangunan Tua yang akan difungsikan kembali

Bapak Penjual Parabot

Bocah itu, mendandani Ondel-ondel mereka

Bocah itu, mendandani Ondel-ondel mereka

Enath apa fungsinya, sekedar pemanis atau memang buat duduk-duduk pengunjung Kotu

Enath apa fungsinya, sekedar pemanis atau memang buat duduk-duduk pengunjung Kotu

Jembatan Merah di balik tanaman yang menghiasi trotoar

Jembatan Merah di balik tanaman yang menghiasi trotoar

Terbayang suasana disini saat zaman penjajahan Belanda dahulu, lalu lalang kapal-kapal melintasi sungai kecil itu

Terbayang suasana disini saat zaman penjajahan Belanda dahulu, lalu lalang kapal-kapal melintasi sungai kecil itu

Nemu Es Potong di dekat Jembatan Merah, beli yukk

Nemu Es Potong di dekat Jembatan Merah, beli yukk

Setelah didandandani ondel-ondelnya sudah cantik dan siap menemani pengunjung Kotu tuk foto

Setelah didandandani ondel-ondelnya sudah cantik dan siap menemani pengunjung Kotu tuk foto

IMG_0156

Jenderal Soedirman ala manusia patung

Jenderal Soedirman ala manusia patung

Masih Mepersiapkan

Opa ini pun ikut senang ada manusia patung ini :)

Opa ini pun ikut senang ada manusia patung ini ­čÖé

Jendral Soedirman ala Manusia patung sudah siap menjadi patung di bawah teriknya matahari Jakarta

Jendral Soedirman ala Manusia patung sudah siap menjadi patung di bawah teriknya matahari Jakarta